Surabaya, Jawa Timur — Dalam semangat menjaga kebhinekaan dan mempererat persatuan bangsa, para pemuda Tionghoa di Jawa Timur tampil sebagai salah satu elemen penting dalam membangun harmoni sosial dan toleransi antar umat beragama maupun antar etnis. Mereka aktif dalam berbagai kegiatan sosial, budaya, hingga dialog lintas agama yang memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah keberagaman Indonesia.
Salah satu komunitas yang menonjol adalah Ikatan Pemuda Tionghoa Indonesia Provinsi Jawa Timur, yang rutin mengadakan program bakti sosial lintas suku dan agama, mulai dari donor darah, pembagian sembako di kampung-kampung multi-etnis, hingga kegiatan berbagi saat Ramadan dan Natal. Tidak hanya itu, mereka juga aktif menggelar forum diskusi kebangsaan bersama pemuda dari berbagai latar belakang.

Melalui kesempatan ini DInas Pemuda dan Olahraga Jawa Timur mengundang teman-teman IPTI Jatim untuk dapat hadir dalam program Podcast Bincang Sportif pada hari Jumat tanggal 25 Juli 2025 agar dapat memperkenalkan IPTI Jatim lebih luas kepada masyarakat serta untuk dapat membagikan sedikit cerita peran Pemuda Tionghoa di Jawa Timur
“Saya dan teman-teman percaya, Indonesia kuat karena perbedaan yang kita pelihara bersama. Sebagai warga negara suku Tionghoa kita tidak boleh memiliki sifat Fanatik, kami punya tanggung jawab yang sama untuk menjaga toleransi dan kedamaian,” ujar Gunawan Hartono, S.H., M.Kn., Ketua IPTI Jawa Timur

Kiprah IPTI Jawa Timur tak hanya terbatas di kota besar. Di beberapa daerah seperti Surabaya, Malang, dan Sidoarjo, para pemuda Tionghoa juga terlibat dalam kegiatan pelestarian budaya lokal dan revitalisasi rumah ibadah lintas agama, termasuk membantu perayaan hari besar keagamaan dari berbagai komunitas.
Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Timur pun memberikan apresiasi atas kontribusi nyata pemuda Tionghoa. “Mereka adalah contoh generasi muda yang memiliki semangat nasionalisme tinggi. Kiprah ini menunjukkan bahwa cinta Tanah Air tak mengenal latar belakang etnis.
Melalui aksi nyata dan kolaborasi lintas budaya, pemuda Tionghoa di Jawa Timur membuktikan bahwa semangat kebangsaan dan kebhinekaan bukan sekadar slogan, melainkan wujud nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Harapannya untuk Pemuda Tionghoa di Jawa Timur agar tidak memiliki sifat apatis terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara tentunya mau membangun rasa kepedulian terhadap sesama atas dasar kemanusiaan ujar Kevin Sugiantoro, S.H., Sekretaris Wilayah IPTI Jawa Timur.
